18.1.12

Semalam bersama Gus Dur di UIN Jakarta

KH. Abdurrahman Wahid telah meninggalkan kita dua tahun yang lalu. Di tengah kondisi bangsa yang kian mengkhawatirkan, banyak orang yang  semakin merindukan sosoknya. Gus Dur, oh Gus Dur.


Beberapa organisasi kemahasiswaan di UIN Jakarta menyelenggarakan peringatan Haul Gus Dur Kedua, yang bertajuk "Semalam Bersama Gus Dur." Acara bertempat di Student Center UIN Jakarta, Jumat malam (13/1). Meski hujan, acara yang dilaksanakan di lapangan terbuka ini tetap berlangsung khidmat. Turut hadir Sinta Nuriyah, Adhie Massardi, Alissa Wahid, Bondan Gunawan, dan AS Laksana yang menyampaikan pidato kebudayaan. Serta dimeriahkan dengan Pagelaran Wayang Kampung Sebelah.

19.11.11

Aliaa oh Aliaa

Seorang aktivis perempuan membuat geger Mesir setelah ia mengunggah foto bugil dirinya di blog. Kontan ini menyulut perdebatan panas atas kebebasan dan batas-batas ekspresi pribadi.


Adalah Aliaa Magda Elmahdy biangnya, mahasiswi usia 20 yang menyebut dirinya sebagai seorang feminis, liberal dan sekular. Ia memposting dua foto telanjang di blognya yang diberi nama A Rebel's Diary (Buku Harian Seorang Pemberontak) 23 Oktober bulan lalu. Aksi ini dimaksudkan Aliaa sebagai protes terhadap minimnya kebebasan ekspresi di negeri Firaun itu, bahkan setelah Husni Mubarak tumbang.

1.11.11

Cerita Kelaparan di HUT Partai Golkar

Menjelang acara puncak HUT Partai Golkar ke-47, Gelora Bung Karno memang berhasil dikuningkan. Tapi ada kejadian tipikal perayaan akbar. Belum juga Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) dan Presiden SBY menyampaikan pidato, massa di Tribun Sektor23 sudah cabut. Mereka mengaku kelaparan.


"Boro-boro makan. Minum juga kagak ada. Padahal janjinya mau ngasih makan, rokok sama duit." ujar Nujen, pria paruh baya asal Cempaka Putih, sembari nyelonong meninggalkan kursi penonton.

22.7.11

Sedikit Rekaman dari Perjalanan #KoinSastra

Pusat Dokumentasi Sastra HB Jaasin
Banyak orang terhenyak ketika ramai diberitakan bahwa Pusat Dokumentasi HB Jassin terancam gulung-tikar.  PDS HB Jassin adalah salah-satu aset penting sejarah bangsa selain Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional. Di PDS HB Jassin, disimpan dokumen lengkap sastra Indonesia, yang punya andil besar dalam menggelorakan perjuangan kemerdekaan dan merekam  perjalanan bangsa di kemudian hari. 

Berangkat dari keprihatinan para pecinta dan pegiat sastra di twitter, gerakan #KoinSastra pun bergulir.  Secara spontan, sambutan dan dukungan datang dari berbagai tempat, dari mereka yang prihatin akan kelangsungan sastra Indonesia dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin. Jumat, 18 Maret 2011, gerakan #KoinSastra pertama kali digaungkan.

13.7.11

Siami, The Economist dan Harga Sebuah Kejujuran

Minggu pagi, 10 Juli di Hotel Arya Duta Cikini, saya menemukan sebuah pojok yang menjual koran-koran dan majalah-majalah internasional. Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya menyentuh dan membaca versi cetak majalah The Economist, Times, Foreign Policy dan lain-lain.


Tanpa pikir panjang, saya putuskan untuk membeli The Economist edisi 9-15 Juli 2011. Harganya Rp. 60.000. Judul dan laporan utamanya "Back to the coffee house: A 14-page special report on the future of news." The Economist edisi ini menurunkan laporan-laporan tentang pengaruh internet terhadap perkembangan dan masa depan media. Sangat menarik.


Tapi yang sangat menyita perhatian saya justru sebuah artikel tentang Indonesia dengan judul "More cheating, or else!" Sedih rasanya, mendapati berita memalukan tentang negeri sendiri yang dipublikasikan ke seantero dunia. Ketika Thailand disoroti karena Pemilu yang menghasilkan pemimpin perempuan baru yang cukup mengejutkan, Yingluck Shinawatra, Yunani dan Filipina dibicarakan perekonomiannya, Maroko dan Bahrain diperbincangkan karena pergolakan demokratisasi, Indonesia justeru 'dicibir' karena kasus contek-mencontek dalam Ujian Nasional. Sialan.